Praktek Perjudian Online dan Konvensional di Indonesia dan Hukumnya

207.148.125.127 – Selama beberapa dekade terakhir ini, praktek perjudian di Indonesia mereda dan tidak terlalu banyak ditemukan kasusnya di masyarakat. Sekali pun ada, perjudian yang terjadi biasanya berupa perjudian tradisional yang muncul pada acara tertentu. Akan tetapi, semenjak perjudian online muncul di kalangan masyarakat, perjudian kembali ramai dimainkan oleh masyarakat Indonesia.

Secara kasat mata mungkin tidak terlihat, akan tetapi, jika melihat trafik kunjungan situs perjudian serta transaksi yang terjadi di situs tersebut, banyak orang yang aktif bermain dan bertransaksi. Dengan adanya transaksi secara elektronik ini para penjudi seolah merasa lebih bebas karena tidak ada yang mengawasi secara langsung. Tidak ada yang tahu siapa saja yang terlibat karena semuanya berlangsung di balik layar.

Rasa tenang ini mungkin diakibatkan kurangnya pengetahuan masyarakat akan hukuman yang diberlakukan terhadap perjudian online. Perjudian online pada dasarnya sama saja seperti praktek perjudian konvensional. Praktek perjudian online dan perjudian konvensional dilarang oleh hukum yang berlaku di negara Indonesia dan merupakan tindakan yang melanggar norma sosial dan juga nilai agama yang diakui di Indonesia.

Perjudian Konvensional

Penamaan perjudian konvensional disematkan pada berbagai permainan judi yang dimainkan secara tradisional dan tidak membutuhkan jaringan internet. Selain itu, pelaksanaannya juga dilakukan secara tatap muka langsung antara bandar dan para pemainnya. Taruhan dipasang langsung kepada bandar atau pengelola permainan judi dan hasil kemenangan akan langsung diterima oleh pemain saat itu juga.

Permainan judi semacam ini sudah dilarang semenjak lama. Namun baru tertuliskan di dalam undang-undang yang dikeluarkan pada tahun 1974 nomor 7. Undang-undang tersebut berisikan khusus tentang penertiban praktek judi yang ada di negara Indonesia. Dalam undang-undang tersebut dinyatakan bahwa tindak perjudian merupakan sesuatu yang bisa membahayakan kehidupan masyarakat, bangsa dan negara Indonesia karena bertentangan dengan agama, kesusilaan serta moral Pancasila yang menjadi landasan bernedaga di Indonesia.

Sebagai salah satu cara untuk menghentikan praktek perjudian ini maka diberlakukanlah pemberian hukuman bagi para pelakunya. Hukuman bagi pelaku judi ini terdapat bada Buku Undang-undang Hukum Pidana pasal 303. Hukuman yang diberikan adalah hukuman kurungan maksimal 10 tahun dengan denda yang dikenakan mencapai hingga 25 juta rupiah. Hukuman untuk praktek perjudian online berbeda lagi. Bagi yang menjadikannya sebagai mata pencaharian maka akan dikenakan denda yang lebih besar hingga 300 juta.

Perjudian Online

Perjudian online adalah segala bentuk permainan judi http://207.148.125.127/ yang dimainkan menggunakan jaringan internet untuk terkoneksi terhadap situs atau aplikasi tersebut. Pada permainan judi ini, antara sesama pemain dengan bandar atau penyedia permainan tidak saling bertatap muka langsung. Masing-masing di antara semua elemen yang terlibat dalam permainan hanya diwakili secara virtual saja. Bahkan pada beberapa pertaruhan pemain hanya memasang taruhannya pada yang dijagokan dan tidak perlu mengawasinya.

Transaksi dilakukan melalui jalur elektronik atau juga online. Sehingga ketika para penjudi online diselidiki maka transaksi secara elektronik juga akan ikut diselidiki. Ini menjadi jejak paling jelas dalam mengelidiki kasus perjudian online. Oleh karen itu juga permainan judi online akan dikenakan pasal lain selain pasal penertiban judi undang-undang nomor 7 tahun 1974 melainkan juga undang-undang ITE atau undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik pasal 27.

Dalam undang-undang tersebut dinyatakan bahwa yang bisa dijerat hukuman atas perjudian online adalah yang terlibat dalam mendistribusikan, menyediakan akses serta membagikan informasi mengenai perjudian melalui perangkat elektronik. Selain itu, yang memainkan serta mendukung adanya prakter perjudian online juga termasuk orang-orang yang akan dikenai sanksi dan dikenai pasal UU ITE ini.

Hukuman yang akan diberikan kepada pelaku serta orang-orang yang terlibat dalam perjudian online akan dikenai Undang-undang Nomor 19 tahun 2016 pasal 45. Orang-orang yang terlibat dan melanggar peraturan pada UU ITE pasal 27 akan dikenakan sanksi penjara atau kurungan maksimal selama 6 tahun. Denda yang dikenakan untuk orang-orang yang terlibat pada perjudian ini sangatah besar jika dibandingkan dengan perjudian konvensional yaitu mencapai hingga 1 milyar rupiah.

Jenis Perjudian yang Dilarang di Indonesia

Secara garis besar, ada tiga jenis perjudian yang dilarang dilakukan di Indonesia. Hal ini didasarkan pada tempat dilakukannya praktek perjudian. Namun jika disesuaikan dengan pengertian perjudian serta unsur-unsur perjudian, maka segala bentuk permainan yang mengandung unsur taruhan yang melibatkan kemenangan pada satu pihak saja sudah bisa disebut sebagai perjudian.

Namun, jika merujuk pada perundang-undangan, praktek perjudian online maupun konvensional terdiri dari perjudian kasino, perjudian di tempat ramai serta perjudian yang dilakukan berdasarkan tradisi atau kebiasaan. Permainan yang termasuk dalam jenis permainan kasino di antaranya adalah permainan poker, mesin slot, blackjack, kartu kiu-kiu dan permainan kartu lainnya.

Untuk permainan di tempat ramai biasanya terjadi jika ada acara-acara tertentu termasuk pada pasar malam. Tanpa disadari, di acara seperti itu juga bisa ditemukan permainan yang mengandung unsur perjudian. Contoh permainan tersebut adalah permainan pancing ikan, lempar cincin, tembak sasaran dan lain sebagainya. Permainan ini seperti hanya untuk senang-senang semata akan tetapi jika pemain tidak bisa mendapatkan hasil apapun dari uang yang dikeluarkan maka itu sama saja dengan bertaruh dan mengandalkan keberuntungan.

Jenis terakhir adalah perjudian yang sudah seperti adat atau kebiasaan alias tradisi. Permainan tersebut meliputi karapan sapi, adu ayam, pacuan kuda dan lain sebagainya. Permainan tradisional seperti ini bahkan sudah bisa ditemukan pada permainan judi online dengan pangsa pasar yang sangat luas.

Supaya praktek perjudian online tidak semakin merajalela maka usahakan untuk tidak menyentuh permainan itu sama sekali. Jangan pernah tergoda oleh iminng-iming bonus besar serta jumlah nilai uang kemenangan yang tinggi karena semua itu sulit didapatkan dengan modal yang tidak seberapa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *