4 Dalil Hukum Judi Online Menurut Islam

bandarqq – Hukum judi online menurut Islam mengajarkan supaya kita menjauhi perjudian online. Segala bentuk perjudian merupakan perbuatan dosa yang haram. Namun, mengapa tindakan tersebut diharamkan? Apa dalil mengenai judi online dalam ajaran Islam? Semuanya akan dibahas dalam artikel ini.

Judi Menurut Islam

Pertama-tama, kita perlu mengetahui Hukum judi menurut Islam. Judi online adalah segala macam permainan berbasis online yang menggunakan uang atau barang berharga sebagai taruhan. Contohnya seperti judi bola atau poker online.

Dari judi online, orang bisa mendapatkan keuntungan dengan cepat, namun juga bisa kehilangan harta dengan kecepatan yang sama. Cara mendapatkan keuntungan inilah yang merugikan dan membuat judi online disebut sebagai perbuatan haram. Dalam hukum Islam, judi disebut sebagai maysir atau qimar.

Maysir atau perjudian merupakan segala bentuk aktivitas untuk mendapatkan keuntungan dengan taruhan harta. Kegiatan yang bisa dikatakan sebagai perjudian adalah aktivitas yang melibatkan dua atau lebih pihak yang mempertaruhkan uang atau barang berharga lainnya. Kemenangan dan kekalahan ditentukan oleh faktor yang tidak diketahui dan tidak bisa dikendalikan oleh pihak yang bertaruh. Kemudian, pihak yang kalah harus membayar pemenangnya.

Judi online bandarqq memang tidak dilakukan secara langsung tetapi lewat internet. Akan tetapi, judi online memenuhi semua ciri di atas. Karena itu judi online dilarang oleh agama.

Dalil Mengenai Judi Online

Dalam agama Islam terdapat beberapa dalil mengenai judi online. Dalil-dalil tersebut antara lain sebagai berikut.

  1. Judi online sebagai perbuatan setan

Judi online merupakan salah satu bentuk perjudian atau qimar. Melalui sebuah ayat yang mulia yaitu QS. Al Maidah: 90, Allah SWT telah berfirman bahwa qimar adalah perbuatan setan. Ayat tersebut menyejajarkan qimar dengan dosa besar yaitu minum khamr, memberikan korban untuk berhala (al anshab), dan mengundi nasib (al azlam).

Qimar merupakan perbuatan yang haram hukumnya dan harus dijauhi setiap umat beriman.

  1. Judi online merupakan perbuatan yang najis

Dalam ajaran agama Islam, maysir merupakan perbuatan yang najis. Dalil yang mendasarinya adalah QS. Al Maidah 5:91. Ayat tersebut menunjukkan bahwa qimar adalah salah satu cara setan menjauhkan manusia dari Allah SWT dan manusia lainnya.

Orang yang kecanduan judi dapat melakukan perbuatan dosa lainnya. Misalnya berbohong, menipu, atau mencuri uang untuk modal berjudi. Hal ini juga akan menimbulkan perpecahan dengan orang lain. Orang yang suka berjudi juga akan melalaikan shalat dan ibadah lainnya. Maka, orang tersebut semakin dijauhkan dari Allah dan sebaliknya semakin didekatkan dengan setan.

  1. Judi menjauhkan kita dari dzikrullah

Allah SWT berfirman dalam QS. Al Maidah: 91 bahwa judi menghalangi manusia dari mengingat Allah SWT. Orang yang berjudi online pun menjadi berpaling dari dzikrullah. Seperti yang kita ketahui, orang yang berjudi online walaupun tanpa taruhan akan menghabiskan seluruh waktunya untuk kegiatan tersebut. Waktunya pun tidak tersisa untuk beribadah dan mengingat Allah SWT.

  1. At Taubah: 67 menyatakan bahwa orang yang melupakan Allah SWT pun akan dilupakan oleh-Nya. Karena itulah sebaiknya kita menjauhi judi dan mengisi waktu untuk menunaikan perintah agama jika menginginkan bahagia di dunia dan akhirat.
  2. Allah SWT memerintahkan umat beriman untuk menjauhi judi

Melalui QS. Al Maidah: 91, Allah memerintahkan kita untuk tajannub atau menjauhi qimar, termasuk judi online. Mendekatkan diri kepada perjudian akan membuat kita terjerumus dalam tipuan setan. Karena itu, kita harus menjauhi judi dan juga orang yang berjudi agar akidah dan agama tetap selamat.

Dalam firman Allah SWT disebutkan bahwa dengan menghindari qimar Anda akan menjadi muflihin dan mendapatkan al falah. Mendapatkan al falah artinya memiliki kebahagiaan di dunia dan akhirat serta apa pun yang diminta. Sebaliknya, mendekati judi online akan mendatangkan kebinasaan.

Perintah Menjauhi Judi

Demikianlah Hukum judi menurut Islam. Dari pembahasan di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa segala bentuk judi termasuk judi online merupakan amalan setan. Sebagai umat beriman sepantasnya  kita menjauhi judi online dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *